Konsisten Suzuki Mulai Mengancam Posisi Honda Dan Yamaha Di Motogp

Dalam sesi latihan pra animo MotoGP 2016 di hari ketiga yang berlangsung pada tanggal 19 Februari Kemarin, Marc Marquez memang telah berhasil menjadi yang tercepat di Sirkuit Philip Island, Australia, yakni dimana Marc Marquez telah berhasil mencatatkan waktu tercepat yakni dengan perolehan waktu 1:29,158 detik, namun� meski rekor itu masih kalah dengan rekor ketika sesi kualifikasi di sirkuit yang sama pada tahun 2015 lalu. Yakni pada ketika itu Marc Marquez telah berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan waktu 1:28,364 detik.

Menariknya bukanlah Mar Marquez yang memimpin sesi latihan, namun posisi di belakangnya pada ketika sesi pra animo 2016 terus mengatakan potensinya, dan pembalap tersebut yakni Maveric Vinales yang mengendarai Suzuki GSX-RR yang mana bisa menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1:29:299 detik, berselisih tipis ketika hari sebelumnya berhasil mempin dengan catatan waktu 1:29,131 detik.

Konsisten Vinales dengan Suzuki GSX-RR memang sangat terang dengan menandakan taji motor Suzuki di animo 2016 ini. Bahkan banyak yang memprediksi pada animo 2016 ini Suzuki GSX-RR yang ketika ini mulai diperhitungkan oleh tim pabrikan lainnya. Dan fakta ini telah terlihat dari tiga hari ketika test pra animo MotoGP di Australia. Dan bahkan pada hari kedua, Suzuki sempat memimpin sesi test dengan menjadi yang tercepat. Namun sayangnya dua pembalap Suzuki �Ecstar yakni Aleix Espagaro dan Maverick Vinales sempat mengalami bencana jatuth di hari ketiga akhir mereka terlalu ngotot dengan menggeber motor Suzuki GSX-RR yang mereka tinggangi untuk mengejar settingan yang tepat.

Dengan menanggapi bencana terjatuhnya dua pembalap Suzuki tersebut, Technical Suzuki Ecstar yakni Ken Kawauchi memang sempat menyayangkan hal tersebut. Namun dengan semangat tinggi yang telah di tunjukan oleh dua pembalap andalan Suzuki tersebut, phaknya telah mengaku cukup bahagia dengan hasil test pra animo MotoGP 2016 tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Kawauchi bahwu untuk sejauh ini kita harus puas dengan Maveric yang bisa konsisten dengan kecepatan. Memang disayangkan ia tidak bisa keluar di final sesi dengan moyot yang telah disiapkan untuk time attack. Namun untuk keseluruhannya ia memang telah menemukan setelan dan tampilan besar lengan berkuasa sepanjang sesi.