Suv Terus Tebar Bahaya Pada Mpv !!!

 Pabrikan kendaraan roda empat dikala ini terus menawarkan kehebatan mereka untuk dapat m SUV Terus Tebar Ancaman Pada MPV !!!

Bintangotomotif.com – Pabrikan kendaraan roda empat dikala ini terus menawarkan kehebatan mereka untuk dapat meramaikan pasar kendaraan beroda empat segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Berlomba – lombanya pabrikan kendaraan beroda empat untuk memproduksi Sport Utility Vehicle (SUV) ini di dasari alasannya ialah musim masyarakat yang dikala ini lebih menentukan kendaraan beroda empat SUV sebagai kendaraan harian alasannya ialah dinilai cocok dengan kondisi geogradis di Indonesia. Potensialnya segmen SUV di Indonesia ini tidak dibiarkan begitu saja oleh para produsen mobil, mereka memanfaatkan moment ini untuk merilis SUV terbarunya pada awal tahun kemarin. Mulai dari All New Toyota Fortuner, All New Mitsubishi Pajero Sport, Honda BR-V, Hyunda Santa Fe, Daihatsu Terios Custom, sampai yang paling gres Toyota Rush Sportivo.

Hingga periode tahun 2016 ini sudah tercatat ada 17 merek kendaraan beroda empat yang mana semuanya menayasar segmen SUV yang disuguhkan untuk masyarakat Indonesia. Mulai dari kelas crossover yang bermesin 1.500cc, sampai real SUV yang berkapasitas mesin 4.000cc. Umumnya untuk SUV yang dipasarkan di Tanah Air mempunyai spesifikasi mesin bensin dan diesel. terus meningkatnya pasar SUV di Indonesia juga diamini oleh Henry Tanoto selaku Vice president dari PT Toyota-Astra Motor, yang menyebut pasar SUV terus mengalami pertumbuhan positif setiap tahunnya.

“Pertumbuhan pasar SUV dikala ini memang cukup baik, kalau dibanding tahun 2014 pasar SUV tahun 2015 mengalami peningkatan kurang lebih sekita 15 – 28 persen”, ujar Henry.

Senada dengan pernyataan yang diungkapkan oleh henry, Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya SUV memang menjadi salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan sangat pesat dan kami melihat ini masih akan terus tumbuh. Namun berdasarkan Amelia, Fakta mengenai popularitas SUV di Tanah Air belum tentu meningkatkan volume penjualan kendaraan beroda empat secara rasional. Karena kalau dihitung-hitung penjualan kendaraan beroda empat ditahun ini diprediksi masih stagnan dibandingkan tahun sebelumnya. Alasannya dikala pasar SUV meningkat niscaya ada segmen lain yang mengalami penurunan.

“Saat hampir semua segmen turun, kami melihat SUV akan naik, alasannya ialah ada pemain baru, tapi (pemain baru) ini tidak akan menaikkan pasar, namun akan menciptakan segmen yang lain akan mengalami penurunan,� terperinci Amelia.

Dengan statement yang diungkapkan oleh Amelia selaku Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor tersebut, dapat jadi pasar SUV yang menggeliat berpotensi besar menggerus segmen kendaraan beroda empat MPV meskipun dikala ini MPV masih menjadi primadona konsumen Indonesia. Namun banyak yang memprediksi kalau nantinya segmen ini baal tergerus dengan kehadiran SUV. Alasain lain yang akan mendukung ketenaran dari SUV ialah masih jarangnya MPV model terbaru yang dikeluarkan oleh pabrikan otomotif, Harga jual kendaraan beroda empat inipun terus meningkat dan terakhir masyarakat Indonesia juga dinilai mulai bosan dengan kendaraan beroda empat MPV. Jika memang tidak ada penemuan terbaru dari pabrik – pabrik kendaraan beroda empat yang memproduksi MPV bukan mustahil kalau penjualan kendaraan beroda empat pada segmen itu akan semakin menurun dan semakin naiknya penjualan pada segmen lain menyerupai segmen SUV yang dikala ini mulai terlihat banyak penemuan kendaraan beroda empat – kendaraan beroda empat baru.